Tri Wikaningrum, S.E., M.Si merupakan salah satu dosen Fakultas Ekonomi UNISSULA yang berhasil menjadi riviewer PKM tingkat nasioanl. Dengan berbagai pengalaman yang dimiliki, beliau memberikan beberapa tips agar sukses dalam melakukan penyusunan PKM.

Tips agar PKM lolos sampai PIMNAS?

Proposal PKM yang telah dibuat harus dipastikan sudah sesuai dengan panduan yang berlaku, memiliki kreatifitas yang tinggi, dan produk yang dibuat harus mengandung kemanfaatan dari luar program PKM. Misalnya si A menyusun PKM pengabdian masyarakat dengan memanfaatkan hasil produk dari desa dimana penyusun melakukan penelitian, kemudian tim penyusun PKM juga harus  memberdayakan warga desa dengan memberikan edukasi pelatihan mengenai pembuatan, pengelolaan, dan juga pemasaran.

Tips agar proposal yang diajukan menarik para reviewer PKM?

Salah satu kuncinya adalah proposal yang dibuat harus kreatif dan produk yang dibuat adalah produk inovasi dimana produk tersebut belum pernah ada sebelumnya, murni dari kreatifitas individu. Selain itu, proposal yang disusun harus memiliki unsur manfaat yang bisa diterapkan untuk semua jenis PKM.

Lantas bagaimana mengasah kreatifitas?

Langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mengasah kreatifitas :

  • Memperbanyak diskusi antar anggota kelompok
  • Menggali informasi melalui senior atau orang yang lebih berpengalaman
  • Belajar untuk membangun argumen
  • Mengatur konflik yang terjadi dalam kelompok
  • Lebih sering membaca

Bagaimana Bu Wika bisa menjadi reviewer PKM tingkat Nasional?

Menjadi reviewer PKM tingkat nasional harus melalui berbagai macam tahapan sehingga ini bukanlah hal mudah untuk dicapai. Tahun 2006, Tri Wikaningrum, S.E., M.Si

pernah menjadi salah satu dosen pembimbing penyusunan PKM di Fakultas Ekonomi UNISSULA. Tahun 2007 beliau dipercaya untuk menjadi reviewer internal tingkat Universitas Islam Sultan Agung. Kemudian dalam kurun waktu beberapa tahun beliau juga harus mengikuti pelatihan pelatihan.

 

Dari pengalaman penulisan, riwayat membimbing mahasiswa menyusun proposal PKM, serta mengikuti beberapa pelatihan pelatihan adalah beberapa hal yang menjadi dasar pertimbangan mengapa beliau menjadi salah satu reviewer PKM tingkat nasional.

Harapan untuk mahasiswa yang mengikut PKM

Dalam penyusunan PKM diharapkan mahasiswa melakukannya dengan sepenuh hati, tidak hanya sebatas menggugurkan kewajiban saja. Seperti kita ketahui bahwa tujuan utama penyusunan PKM ini adalah untuk mengolah soft skill yang dimiliki oaleh seluruh mahasiswa. S Semakin panjang proses yang dilalui maka akan semakin banyak pula manfaat dalam pengembangan dari sisi soft skill yang didapat, termasuk ketrampilan mengatur dan memanajemen waktu serta melatih kepemimpinan.

 

Leave a reply