Image result for foto syahrul alim vanchan unissulaPontianak : Kabar menggembirakan datang dari mahasiswa Fakultas Ekonomi Unissula, Syahrul Alim Vanchan yang berhasil menyabet juara harapan 1 pada ajang kompetisi Expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) VIII 2017 di Politeknik Negeri Pontianak, Kalimantan Barat beberapa waktu lalu.

Mewakili UNISSULA dalam ajang tersebut, Syahrul mempresentasikan “Sabit Photography” yang menawarkan jasa dokumentasi foto/video wedding dengan konsep syariah. Menurutnya, Sabit photography menarikperhatian para juri karena mengusung konsep yang unik, belum banyak pesaingnya di Indonesia.

Harapannya setelah memenangkan kompetisi ini, bisnisnya bisa dikenal lebih luas. “Kami ingin lebih dikenal di berbagai wilayah di Indonesia, dengan cara menggencarkan promosi secara online dan promosi dari mulut ke mulut,’’ kata pemilik usaha dengan akun @sabitindonesia ini.

 

Sebanyak 97 perguruan tinggi memperebutkan dua penghargaan, yakni KMI Award kategori wirausaha dan kategori stand terbaik. Kategori wirausaha dinilai oleh juri akademisi, pengusaha, dan perbankan, yang berturut-turut keluar sebagai juara 1,2,3 adalah Universitas Atmajaya, UPI Bandung, UniversitasAndalas, serta UNISSULA yang mendapatkan peringkat empat. Untuk dapat lolos ke tahap nasional, tim yang terpilih di tingkat kampus harus mengikuti seleksi secara ketat oleh Dirjen Belmawa Kemenristek Dikti.

Sementara itu kepala biro kemahasiswaan UNISSULA yang juga dosen Fakultas Ekonomi Triwika Ningrum SE MSi mengatakan: “ Bidang kewirausahaan UNISSULA berkomitmen melakukan pembinaan bagi mahasiswa yang tertarik berwirausaha sejak bangku kuliah.”

UNISSULA melakukan pendampingan secara kontinyu dengan mengadakan pelatihan, bimbingan, motivasi, mendatangkan mentor, serta mengikutkan dalam berbagai kompetisi. Selain itu UNISSULA juga membina komunitas Garuda (Gerakan Wirausaha Muda) sebagai wadah kreatifitas mahasiswa di bidang bisnis. Dengan demikian, mahasiswa memiliki bekal untuk menjadi lulusan yang kompeten dan bermanfaat untuk umat dan bangsa.

Selain Syahrul, dua tim lainnya turut berpartisipasi dalam kompetisi adalah Achmad Arie Prativi (Fakultas Teknologi Industri) yang mengusung produk “Kaldio” sebagai alat pengusir tikus elektronik dari limbah dan Mohamad Rifky Anugrah (Fakultas Psikologi) yang memperkenalkan Aplikasi Lift Up berbasis android sebagai media konsultasi psikologi.

Leave a reply