santunan untuk anak yatimIslam telah mendorong pemeluknya agar memiliki akhlak mulia. Salah satu akhlak mulia itu adalah menyantuni anak yatim. Sesungguhnya, anak yatim adalah manusia yang paling membutuhkan pertolongan dan kasih sayang. Karena ia adalah anak yang kehilangan ayahnya pada saat ia sangat  membutuhkannya. Ia membutuhkan pertolongan dan kasih sayang kita, karena ia tidak mungkin mendapatkan kasih sayang ayahnya yang telah tiada. Selain menyantuni anak yatim Islam juga mendorong pemeluknya untuk mencintai orang-orang miskin (kaum dhuafa) dan dekat dengan mereka.

Sesuai dengan perintah Islam maka untuk yang kesikian kalinya FE-Unissula mengadakan kegiatan “Pengabdian Masyarakat” dalam bentuk memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa. Acara tersebut diadakan di Kec. Rowosari Kab. Kendal pada tanggal 22 Juni 2013, tema yang diangkat pada kegiatan tersebut adalah Datang dari Hati “Menyantuni dan Menyayangi Anak Yatim dan Dhuafa”. Pada kesempatan itu Dr. Hj. Indri Kartika, MSi, Akt mewakili seluruh Civitas Akademika FE-Unissula memberikan santunan dan bantuan berupa peralatan sekolah dan sembako.

Leave a reply