Semarang, Februari 2018

Akuntansi Mengajar merupakan salah satu program pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Dosen Fakultas Ekonomi Unissula di Kabupaten Demak . Pengabdian masyarakat ini diadakan di SMK Al Fatah Demak dan diikuti oleh 25 guru yang tergabung dalam MGMP Kabupaten Demak. Acara tersebut dibuka oleh Kepala Sekolah SMK Sultan Fattah Demak, Bapak Kasnawi S.Pd. dalam pidato pembukaanya beliau menyampaikan bahwa tantangan dalam pembelajaran akuntansi saat ini sangatlah besar, sehingga diperlukan pengembangan kapasitas keilmuan guru guru akuntansi baik dari segi teori maupun praktek.

Program Akuntansi Mengajar ini  mendapatkan sambutan positif dari ketua MGMP Kabupaten Demak ibu Eni Is Sulisttyoningtyas S.Pd. Beliau menekankan bahwa guru akuntansi harus mengikuti perkembangan pemberlakuan standar akuntansi dan tantangan profesi akuntansi yang sangat dinamis. Oleh karena itu, program yang berkaitan dengan perkembangan standar akuntansi dan pemberlakuan standar akuntansi pemerintah Desa perlu diapresiasi.

Pengabdian Masyarakat brupa program Akuntansi mengajar ini dikemas dalam bentuk  workshop  dengan metode presentasi dan tanya jawab dengan materi yang disesuaikan dengan panduan dari Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Workshop ini diperlukan sebagai tahap awal untuk mengenalkan topik utama yang menjadi tujuan dari pengabdian kali ini. Dosen Fakultas Ekonomi UNISSULA yang tergabung dalam program pengabdian masyarakat ini adalah Dr. Hj. Indri Kartika, SE, M.Si, Akt, CA; Dr. H. Kiryanto, SE, M.Si, Akt, CA ;  Dr. H. Zaenal Alim Adiwijaya, SE., M.Si ;  Provita Wijayanti, SE., M.Si, Akt, CA ; Dr. H. M. Jafar Shodiq, SE., M.Si;  Mutoharoh, SE., M.Sc;  dan  Khoirul Fuad, SE, MSi, Ak, CA .

Dosen yang tergabung menjadi tim pengabdian masyarakat FE UNISSULA akan melakukan pendampingan secara berkala dan berkelanjutan serta memberikan panduan kepada para peserta dalam memahami Akuntansi Pemerintahan Desa.Selain itu, para peserta akan diberikan pelatihan teknis pemberlakuan standar akuntansi pemerintah desa. Selama masa pengabdian, tim pelaksana juga akan melakukan monitoring dan evaluasi  memastikan bahwa seluruh peserta telah menerima informasi dengan benar sehinga kemudian dapat dipersiapkan untuk menyusun bahan ajar Akuntansi pemerintahan desa yang akan digunakan sebagai kurikulum baru untuk siswa SMK.

Pelatihan ini menargetkan tenaga pendidik khususnya guru-guru akuntansi sehingga diharapkan para guru akuntansi mengetahui dan memahami dengan baik mengenai standar akuntansi terbaru yang berlaku di Indonesia, menyadari tantangan profesi akuntansi, memahami blue print yang akan dihadapi sebagai seorang akuntan,  memahami teori dan praktik pemberlakuan Standar Akuntansi Pemerintahan Desa sehingga nantinya bisa mengajarkan kepada peserta didik.

Leave a reply