UNISSULA bekerja sama dengan Pemerintah dan Dinas Sosial Kabupaten Kendal untuk meningkatkan Desa Rowosari menuju Desa Sejahtera Mandiri. Kegiatan ini dirancang sesuai  dengan potensi dan kebutuhan masyarakat desa Rowosari secara terintegrasi antara pengabdian masyarakat para dosen, kegiatan mahasiswa dan alumni sesuai dengan klaster yang ada di UNISSULA.  Program tersebut diantaranya terbagi dalam beberapa program diantaranya Kesehatan, Sosial, Agama dan Humaniora sekaligus Rekayasa. Pada klaster Kesehatan di ikuti pelaksana dari Fakultas Ilmu Keperawatan, Kedokteran, Kedokteran Gigi, Psikologi dan Mahasiswa. Mereka melakukan kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Ibu dan Balita di Desa Rowosari Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal, Pemeriksaan Kesehatan Lansia, Pengabdian Masyarakat FKG Untuk Perawatan Gigi, Pemeriksaan Kesehatan I dan II, Pelatihan Kader Siaga Sehat Jiwa bersama dengan PKH, Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis dan yang terakhir Khitanan massal.

Selanjutnya pada Klaster Sosial, Agama dan Humaniora terdapat beberapa pelaksana dari Fakultas Ekonomi, Hukum, Agama Islam, Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Komunikasi serta Mahasiswa. Dari Fakultas – Fakultas tersebut mereka melaksanakan berbagai kegiatan seperti penyuluhan perawatan Jenazah dalam rangka penguatan Program DSM di desa Rowosari Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal, penyuluhan keluarga sakinah untuk peningkatan derajat keharmonisan rumah tangga bagi masyarakat DSM, Penyuluhan tentang Narkoba dan bijak dalam bermedsos, Penyuluhan kelompok usaha dan kelompok simpan pinjam tanpa bunga serta pengelolaan CSR Kendal, Pelatihan pendidikan berdasar kearifan lokal dan bernilai islami, Penyuluhan ekonomi untuk PKH di Desa Rowosari serta Penyuluhan tentang manfaat dari Qordhul Hasan.

 

 

Terakhir pada klaster Rekayasa dengan pelaksananya dari Fakultas Teknik, Teknik Industri dan Mahasiswa dengan tiga kegiatan yang dilaksanakan diantaranya Pelatihan IT dan membangun internet desa, pembangunan Gapura DSM serta pengembangan master plan Desa.  Setidaknya ada 6 dusun di Desa Rowosari yang mendapatkan manfaat dari program ini, diantaranya dusun Gajahoyo, Krajan, Kesatrian, Sari Baru, Tegalsari dan Tegalrejo.

Ada beberapa variabel Desa Sejahtera mandiri diDesa Rowosari mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar bagi warganya, hak mendapat perlindungan dari berbagai resiko social dan ekonomi, Sistem Pengendalian Konflik Sosial, Adanya bantalan Sosial dalam mengatasi masalah kesejahteraan sosial. Variabel pemenuhan kebutuhan dasar bagi warganya terdiri dari kategori Pangan, Papan, Identitas Penduduk, Pendidikan, Kesehatan, Keamanan, Keagamaan. Sedangkan variabel hak mendapat perlindungan dari berbagai resiko social dan ekonomi terdiri dari Jaminan Kesehatan, Jaminan Pendidikan, Sistem keamanan, Gotong royong, Seni dan budaya dan hasil Kerajinan. Pada variabel Sistem Pengendalian Konflik Sosial terdiri dari kelompok social kemasyarakatan dan lembaga adat. Dan pada variabel adanya bantalan Sosial dalam mengatasi masalah kesejahteraan sosial diantaranya lembaga keagamaan dan karangtaruna.

Pada desa Rowosari menuju model Desa Sejahtera mandiri berbasis pengolahan ikan terdiri dari berbagai program Intervensi diantaranya pendataan warga Desa berdasarkan faktor – faktor kesejahteraan sosial, Program percepatan pemenuhan hak dasar bagi setiap warga negara khususnya KTP, KK, Akte Kelahiran, dan Akta Nikah, Selanjutnya program percepatan penerbitan KIS Dan KIP, Program peningkatan produk kuliner khas desa untuk mendukung pengembangan MODEL DESA SEJAHTERA MANDIRI BERBASIS PENGOLAHAN HASIL LAUT, Program peningkatan pemanfaatan Qordhul Hasan, Program peningkatan dan pelestarian potensi Budaya dan Wisata khas desa, Program peningkatan kualitas Sumber Daya PKK dan Karang Taruna dalam rangka penguatan DESA SEJAHTERA MANDIRI, Program pemberdayaan kelompok Kader Siaga Sehat Jiwa, Program Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU), Program pemanfaatan IT untuk tata kelola pemerintah desa sebagai wujud dari “Good Corporate Governance”.

Leave a reply