You are here: Home

PENGABDIAN MASYARAKAT “STRATEGI PENCEGAHAN FRAUD DANA DESA”

E-mail Print PDF

Sejak diberlakunya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang disertai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, maka Desa memiliki kewenangan sebagai daerah otonom. Desa diberikan kesempatan yang besar untuk mengurus pemerintahan sendiri, termasuk melaksanakan Pengelolaan Keuangan. Pengelolaan keuangan Desa kemudian diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa yang dananya bersumber dari APBN dan sumber lainya. Desa yang tidak terbiasa dengan system keuangan Negara dikhawatirkan belum siap melakukan pengelolaan keuangan desa dengan baik. Untuk itu diperlukan sosialisasi atau penyuluhan kepada kepala desa, aparat desa dalam pencegahan Fraud dana Desa.

Last Updated on Tuesday, 07 March 2017 00:49 Read more...

PENGUATAN VISI MISI FE & PENINGKATAN SUASANA AKADEMIK MELALUI CALL FOR PAPER

E-mail Print PDF

Lembaga keuangan syariah menjadi salah satu bentuk usaha yang belakangan banyak mendapatkan perhatian masyarakat. Prinsip syariah yang diterapkan di dalamnya dianggap lebih menguntungkan dibandingkan dengan lembaga keuangan konvensional. Nasabah pada lembaga keuangan syariah bahkan tak terbatas pada kalangan masyarakat yang beragama Islam tetapi beragam kalangan sudah tidak lagi sungkan untuk menjadi nasabah pada lembaga keuangan syariah. Begitupun juga dengan penyelesaian persoalan ekonomi syariah jelas disebutkan telah menjadi kewenangan pengadilan agama. Praktik di lapangan menunjukkan kondisi yang bertolak belakang, para pihak yang bersengketa mengenai persoalan ekonomi syariah masih banyak yang mengajukan penyelesaian sengketa ekonomi syariah pada pengadilan negeri.

Last Updated on Tuesday, 21 February 2017 07:33 Read more...

Temu Ilmiah Regional (TEMILREG) FoSSEI Jawa Tengah 2017

E-mail Print PDF

Gaya hidup sehat telah menjadi tren global yang membuat banyak negara mulai menerapkan sistem halal lifestyle dalam kehidupan sehari – hari. Hal ini didasari pada potensi halal market di dunia yang terus menerus meningkat setiap tahunnya. Apabila dicermati dari kondisi yang sekarang ini, bahwa peluang dan potensi dari halal lifestyle di tataran Internasional maupun nasional sangat besar dan Indonesia memiliki potensi untuk menjadi pasar industri halal lifestyle terbesar di Indonesia, dikarenakan sebagian besar penduduk Indonesia beragama islam, dan memiliki konsep pengembangan industri halal lifestyle yang variatif mulai dari budaya, kuliner, kosmetik, pariwisata, dsb. Tinggal bagaimana pemerintah dan masyarakat membuat strategi optimalisasi kekayaan sumber daya Indonesia yang sudah ada, agar hal tersebut dapat terealisasi.

Last Updated on Monday, 13 February 2017 02:21 Read more...

S1 AKUNTANSI FE UNISSULA PERTAHANKAN AKREDITASI A UNTUK KE EMPAT KALINYA

E-mail Print PDF

Prodi S1 Akuntansi FE Unissula kembali terakreditasi A dengan SK BAN PT no 0176/ SK/ BAN-PT/ Akred/S/I/2017 pada 10 Januari 2017 lalu. Perolehan akreditasi A ini merupakan keempat kalinya diraih oleh Prodi S1 Akuntansi. Bertindak sebagai Assesor BAN PT adalah Dr. Dody Hapsoro Tarcisius MSPA, MBA, Ak, CA (STIE YKPN) dan Dr Darwis Said, SE,Ak, MSA (Unhas Makassar).

Dekan FE Dr. Olivia Fachrunnisa, menuturkan, beberapa keunggulan yang dimiliki oleh Prodi Akuntansi sehingga berhasil mempertahankan akreditasi A di antaranya kualitas sumber daya manusia, baik dosen, mahasiswa maupun staff. “Tahun ini ada tambahan 2 doktor baru, dan 6 lainnya sedang menempuh program studi doctoral” ungkap Olivia.

Read more...

SEMINAR NASIONAL “The Strategy of Government to Build a Better Economy through Developing Young Entrepreneurs in Indonesia”

E-mail Print PDF

Pertumbuhan ekonomi suatu negara tidak terlepas dari meningkatnya jumlah penduduk. Jumlah penduduk tersebut termasuk penduduk yang memiliki jiwa wirausaha (entrepreneur). Kurangnya minat masyarakat untuk berkecimpung di dunia usaha khususnya wirausaha muda menjadikan salah satu faktor penghambat pertumbuhan ekonomi. Karena banyak masyarakat yang bertahan pada zona aman, seperti memilih untuk bekerja sebagai pegawai kantoran, karyawan pabrik bahkan menjadi pengemis. Itu mereka lakukan karena terhambat oleh modal. Modal dalam hal ini dapat diartikan luas, bukan hanya modal soal uang, tetapi juga modal berupa akal, pikiran, kemauan, semangat, serta kreatifitas di dalam berwirausaha.

 

Last Updated on Thursday, 02 February 2017 01:38 Read more...

Page 5 of 39

Jurnal Ilmiah

Web Link