Pada hari Jum’at, 10 Juni 2016, telah diselenggarakan kegiatan Spiritual Enlightenment : “Wonderful Worship’’ oleh pihak Oase Indonesia Madani untuk mahasiswa Program Tumbuh angkatan 2015 yang bertempat di aula Fakultas Ekonomi Unissula.

Tujuan dari diadakannya kegiatan Spiritual Enlightenment : ‘Wonderful Worship’’ ini adalah :

  1. Menanamkan pemahaman pada peserta bahwa manusia tidak bisa meninggalkan ibadah di dalam hidupnya.
  2. Memunculkan internal force di dalam diri tiap-tiap peserta untuk mengupayakan ibadah individunya, mulai dari ibadah wajib hingga ibadah Sunnah

Materi yang diberikan pada Spiritual Enlightenment : ‘Wonderful Worship” Program TUMBUH adalah tentang motivasi spiritual “The power of connected to Allah” dengan pembicara Bapak Usep Badruzzaman, S.Pd.

Kegiatan Spiritual Enlightenment yang diselenggarakan pada bulan suci Ramadan ini diharapkan mampu menjadi momentum yang tepat bagi perbaikan ibadah, baik secara kuantitas maupun kualitas. Perbaikan ibadah perlu dilandasi pemahaman-pamahaman benar dan positif terhadap makna beribadah itu sendiri.

Pada hari Senin, 13 Juni 2016 dilanjutkan dengan bersilaturrahim ke lokasi rumah belajar Sahabat Tenggang sebagai komunitas sasaran. Pada hari Jumat, 10 Juni 2016, sebelum memasuki training, mahasiswa TUMBUH 2015 menginisiasi penggalangan infaq sukarela dari rekan-rekan satu angkatannya, infaq yang terkumpul kemudian disalurkan kepada sebuah komunitas yang bergerak di bidang pendidikan bagi anak-anak yang membutuhkan.

Sebelum berkunjung ke lokasi, beberapa mahasiswa dengan didampingi fasilitator membelanjakan sebagian dana infaq terkumpul untuk dibelikan alat tulis, buku pengetahuan, papan tulis, dsb. Adapun sebagian dana lainnya disisihkan sebagai dana santunan kepada Sahabat Tenggang guna pengembangan rumah belajar itu sendiri.

Testimoni Peserta:

“Setelah mengikuti training Spiritual Enlightenment ini, hal apa saja yang dapat Saudara pelajari?”

“Saya ingin salat lebih khusyuk, sehingga saya dapat mendoakan ibunda saya yang telah tiada (wafat, pen.) agar beliau tidak terkena percikan api neraka atas tanggungan terhadap perilaku saya di dunia saat ini. Dalam beribadah, salat lebih khusyuk bukan saja untuk memenuhi kewajiban saja tetapi juga sebagai tempat pencurahan segala keluh kesah di dunia. semoga semua ini dapat saya terapkan bukan hanya untuk sekarang tetapi juga selamanya.”

“Apa yang dipelajari sangatlah banyak. Kita diingatkan untuk selalu mengingat Allah kapanpun dan di manapun. Salah satunya dengan menjalankan salat lima waktu, diingatkan akan kematian. Dan yang ingin segera saya terapkan adalah selalu mensyukuri segala yang telah Allah berikan.”

“Saya lebih banyak belajar tentang percaya diri dan saya ingin memperbaiki diri saya. Program ini membantu memperbaiki mental saya.”

“Saya merasa semakin menyadari bahwa di hidup ini setiap napas kita berarti jalan menuju rahmatullah. Saya ingin berusaha memperbaiki salat 5 waktu saya agar senantiasa tepat waktu.”

Leave a reply